Pada artikel ini kita akan menjelaskan lebih detail mengenai jenis kaca bahan dan jenis kaca proses yang secara fundamental berbeda, namun sering sekali menjadi bahan perbincangan karena minimnya informasi yang tersedia dikalangan industri kaca dan industri arsitektur/interior. Dengan demikian, kita harap artikel ini bisa mengklarifikasi perbedaan tersebut.

Jenis Kaca Bahan

Pertama, kita mulai dengan membahas tentang jenis kaca bahan. Kaca ini adalah bahan dasar utama yang mana pada didalam merancang bangunan, langkah pertama yang harus dilakukan oleh para perencana adalah memilih jenis bahan kaca dasar.

Sebagai contoh, perencana bisa memilih kaca-kaca yang bersifat transparant, atau kaca yang bersifat translucent akan berfungsi sebagai partisi kaca didalam suatu proyek. Setelah menentukan jenis kaca bahan yang dikehendaki untuk menyelaraskan tema design, baru setelah itu kita bisa masuk ke langkah ke dua, yaitu memilih tipe proses.

Jenis Kaca Proses

Sering sekali menjadi misskonsepsi di industri arsitektur, dimana jenis kaca proses seperti kaca tempered, kaca laminated, atau kaca double glazing diasosiasikan sebagai jenis kaca bahan. Padahal jenis kaca tempered, laminated, dan double glazing adalah termasuk dalam kategori jenis kaca proses.

Industri kaca menyebutkan kategori ini adalah jenis kaca proses karena kaca-kaca tersebut merupakan hasil proses lanjutan dari jenis kaca bahan yang sudah dipilih di langkah pertama. Sehingga kategori ini adalah kaca yang sama yang diproses lebih lanjut.

Bagi kalian yang ingin mengetahui informasi mengenai informasi lebih lanjut, bisa kalian dapatkan di toko kaca terdekat dan distributor resmi dari Himalaya Abadi, yaitu Glassmart. Jika kalian kesulitan untuk mencari toko kaca terdekat, kalian juga bisa hubungi www.glassmart.co.id, maka team dari glassmart akan siap untuk melayani konsultasi produk tersebut ke tempat anda. Kalian juga bisa cek video dibawah ini untuk inspirasi mengenai kaca untuk dinding.