Kaca Tempered vs Kaca Laminated

Pada artikel kali ini, kami akan membahas lebih detail mengenai perbedaan 2 jenis safety glass yang sering sekali diaplikasikan di industri arsitektur dan interior, yaitu kaca tempered dan kaca laminated. Sering sekali ditemukan kesalahan persepsi mengenai kaca tempered dan laminated, sehingga fungsi dari kaca tersebut dipasang dengan tidak tepat guna. Maka dari itu, kami akan mengupas lebih detail mengenai karakteristik safety yang dihasilkan dengan kedua proses tersebut.

Kaca Tempered

Seperti yang sudah dibahas dibeberapa artikel sebelumnya, kaca tempered adalah kaca yang sudah melalui proses tempering, yaitu proses pemanasan dan pendinginan kaca dengan suhu yang tinggi, sehingga dengan demikian akan memperkuat molekul kaca menjadi lebih kuat dan elastis. Sehingga kegunaan factor safety di kaca tempered itu lebih melekat kearah kekuatan kaca terhadap benturan, gaya, dan juga suhu yang ekstrim. Proses ini sering sekali didapatkan untuk kaca-kaca yang bersifat transparant, atau kaca yang bersifat sebagai partisi ruangan.

Kaca Laminated

Sedangkan kaca laminated menawarkan fitur safety yang berbeda dengan rekannya, kaca tempered. Karena prinsipnya kaca laminated adalah proses menggabungkan 2 kaca menjadi 1 dengan material interlayer film, maka dari itu faktor fitur safety yang menjadi andalan kaca tersebut lebih melekat ke pencegahan atau perlindungan terhadap jatuh atau robohnya kaca ke lantai. Kaca ini biasa dipakai di area yang beresiko jika pecah dan melukai manusia yang beraktifitas didalamnya, seperti kaca kanopi.

Bagi kalian yang ingin mengetahui info lebih lanjut, bisa kalian dapatkan di toko kaca dan distributor resmi dari Himalaya Abadi, yaitu Glassmart. Jika kalian kesulitan untuk mencari toko kaca terdekat, kalian juga bisa hubungi www.glassmart.co.id, maka team dari glassmart akan siap untuk melayani konsultasi produk tersebut ke tempat anda.

 

More Tips & Trick Interior in 2020