Pada artikel kali ini, kami akan membahas lebih detail mengenai perbedaan 2 jenis safety glass yang sering sekali diaplikasikan di industri arsitektur dan interior, yaitu kaca tempered dan kaca laminated atau laminated glass. Sering sekali ditemukan kesalahan persepsi mengenai kaca tempered dan laminated, sehingga fungsi dari kaca tersebut dipasang dengan tidak tepat guna. Maka dari itu, kami akan mengupas lebih detail mengenai karakteristik safety yang dihasilkan dengan kedua proses tersebut.

Kaca Tempered
Opsi Bahan Baku Kaca Tempered (Kaca Crystal)
Kaca Acid Bahan Baku untuk Proses Tempering
Kaca Maxicool (Kiri = Glass Side, Kanan = Coating Side) untuk Tempering
Opsi Bahan Baku Kaca Tempered (Kaca Dania Moru)

Seperti yang sudah dibahas dibeberapa artikel sebelumnya, kaca tempered adalah kaca yang sudah melalui proses tempering, yaitu proses pemanasan dan pendinginan kaca dengan suhu yang tinggi, sehingga dengan demikian akan memperkuat molekul kaca menjadi lebih kuat dan elastis. Sehingga kegunaan factor safety di kaca tempered itu lebih melekat kearah kekuatan kaca terhadap benturan, gaya, dan juga suhu yang ekstrim. Proses ini sering sekali didapatkan untuk kaca-kaca yang bersifat transparant, atau kaca yang bersifat sebagai partisi ruangan.

Area Input Mesin Tempered (Spec Full Convection)

Kami juga memberikan ilustrasi dari foto diatas mengenai bentuk mesin tempered dengan spec full convection untuk memproses kaca-kaca yang kami jelaskan pada sub heading tersebut. Jadi pada prinsipnya sebelum memilih jenis kaca tempered, kami menghimbau untuk memilih jenis bahan baku kacanya terlebih dahulu.

Kaca Laminated
Contoh Kaca Laminated Metode EVA – Lamilux Vibrissa

Sedangkan kaca laminated menawarkan fitur safety yang berbeda dengan rekannya, kaca tempered. Karena prinsipnya kaca laminated adalah proses menggabungkan 2 kaca menjadi 1 dengan material interlayer film, maka dari itu faktor fitur safety yang menjadi andalan kaca tersebut lebih melekat ke pencegahan atau perlindungan terhadap jatuh atau robohnya kaca ke lantai. Kaca ini biasa dipakai di area yang beresiko jika pecah dan melukai manusia yang beraktifitas didalamnya, seperti kaca kanopi.

Contoh Area Input Mesin Kaca untuk Proses Laminasi

Informasi lebih lanjut mengenai perbedaan kaca tempered dan kaca laminated bisa kalian dapatkan dijaringan toko kaca dan juga outlet distributor Himalaya Abadi, yakni Glassmart. Selain informasi, Glassmart juga bisa dijadikan tempat untuk berdiskusi untuk proyek dan residensial yang hendak menggunakan kaca tersebut.

Silahkan simak video ini untuk mengetahui jenis kaca proses lebih lanjut